Malaysia Tak Akan Akui Sanksi Sepihak AS terkait Dukungan untuk Para Pejuang Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, saat menyampaikan konferensi pers seusai bertemu perdana menteri Singapura di Singapura, akhir Oktober lalu. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id – Malaysia pada hari ini menyatakan tidak akan mengakui sanksi sepihak Amerika Serikat terkait dukungan kepada kelompok pejuang Palestina. Sikap itu disampaikan negeri jiran sebagai tanggapan atas rancangan undang-undang (RUU) yang dibuat AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap para pihak asing yang mendukung Hamas.

RUU Pencegahan Pembiayaan Internasional Hamas telah disahkan oleh DPR AS pada pekan lalu. Kini, RUU itu sedang menunggu pengesahan lewat pemungutan suara di Senat AS.

Tujuan regulasi tersebut dibuat Amerika adalah untuk menyetop pendanaan pihak asing kepada Hamas dan kelompok pejuang lainnya di Palestina.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim mengatakan, pemerintahnya memantau dengan cermat perkembangan pengesahan RUU tersebut. Menurut dia, RUU tersebut hanya dapat berdampak pada Malaysia jika Kuala Lumpur terbukti memberikan dukungan material kepada Hamas atau Jihad Islam Palestina.

“Sanksi apa pun terhadap Malaysia juga dapat memengaruhi penilaian Pemerintah AS dan perusahaan-perusahaan AS terhadap Malaysia, serta memengaruhi peluang investasi perusahaan-perusahaan AS di Malaysia,” kata Anwar dalam balasan tertulisnya kepada Parlemen Malaysia, Selasa (7/11/2023).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Keji! Israel Lukai-Bunuh Warga Palestina Tiap 90 Menit sejak Gencatan Senjata Gaza

2 hari lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

2 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

2 hari lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal