Malaysia Tepis Setop Gunakan Vaksin Sinovac karena Masalah Kemanjuran 

Anton Suhartono
Malaysia tepis setop gunakan vaksin Sinovac karena masalah kemanjuran (Foto: Reuters)

Malaysia sudah menyetujui beberapa vaksin Covid-19, termasuk Pfizer, AstraZeneca, CanSino Biologic, Sinopharm, serta Janssen dari Johnson & Johnson. Saat ini Malaysia mendapat kiriman hampir 50 juta dosis Pfizer yang bisa memenuhi kebutuhan 70 persen populasi negara tersebut.

Sebanyak 17,8 persen penduduk Malaysia sudah disuntik penuh dua dosis dan 38,6 persen setidaknya satu dosis.

Pengumuman menghentikan vaksin Sinovac oleh Malaysia muncul di tengah kekhawatiran soal kemanjurannya dalam melawan Covid-19 varian baru.

Pekan ini, Thailand mulai memadukan dua vaksin yakni AstraZeneca sebagai dosis kedua bagi mereka yang sudah mendapatkan Sinovac. Indonesia akan memberikan suntikan booster bagi pekerja medis yang sudah mendapatkan dua dua dosis Sinovac.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tragis! Helikopter Medis Jatuh di Malaysia, 5 Orang Tewas termasuk Perawat dan Pasien

5 hari lalu

Jokowi: Pemimpin Bukan Hanya Memahami Kekuasaan, tapi Benar-Benar Paham Rakyat

7 hari lalu

Pemerintah RI Beri Penegasan Status WNI bagi 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia

9 hari lalu

Kunjungan Wisman Tembus 8,97 Juta hingga Juli 2026, Terbanyak dari Malaysia-China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal