Mantan Agen Intelijen dan Tentara Israel Lawan Netanyahu: Caplok Gaza Berarti Bunuh Diri

Anton Suhartono
Keputusan Benjamin Netanyahu mencaplok Kota Gaza memicu gelombang penolakan, termasuk dari mantan agen intelijen dan tentara Zionis (Foto: AP)

Lebih jauh, mereka menuduh pemerintah menolak alternatif yang ditawarkan komunitas internasional untuk menghentikan perang, memulangkan sandera, dan menggantikan Hamas tanpa perlu invasi darat skala penuh.

“Pemerintah Netanyahu mengabaikan skenario lain seperti aliansi regional pascaperang, solusi diplomatik, dan opsi gencatan senjata. Ini bukan sekadar ketidakmampuan, tapi pilihan politik berisiko tinggi,” bunyi pernyataan.

Kabinet Keamanan Israel, dalam rapat pada Kamis malam lalu, menyetujui permintaan Netanyahu untuk mencaplok Kota Gaza. Meski demikian tidak disebutkan tenggat waktu rencana tersebut.

Pencaplokan Kota Gaza bisa memaksa puluhan, bahkan ratusan ribu penduduknya terusir dari wilayah itu. Selain itu operasi militer besar-besaran Israel bisa memicu jatuhnya lebih banyak korban warga sipil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Netanyahu Unggah Video Baru Sapa Warga usai Dituding Pakai AI, Cincinnya Bikin Netizen Curiga

Internasional
4 hari lalu

Mark Levin Retweet Cuitan soal Netanyahu akan Dikenang dalam Sejarah, Benarkah Tewas?

Internasional
4 hari lalu

Serangan Iran Makin Ganas, Kantor Netanyahu Nyaris Dihantam Rudal

Internasional
5 hari lalu

Netanyahu Rilis Video Bantah Tewas Dibom Iran, Tunjukkan Jarinya Masih Utuh

Internasional
5 hari lalu

Heboh! Netanyahu Tak Ikut Rapat Kabinet untuk Pertama Kali sejak Perang Iran, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal