Mantan Agen Intelijen dan Tentara Israel Lawan Netanyahu: Caplok Gaza Berarti Bunuh Diri

Anton Suhartono
Keputusan Benjamin Netanyahu mencaplok Kota Gaza memicu gelombang penolakan, termasuk dari mantan agen intelijen dan tentara Zionis (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mencaplok Kota Gaza memicu gelombang penolakan, termasuk dari barisan elite keamanan negara itu. 

Sebanyak 550 mantan pejabat tinggi militer dan intelijen Israel secara terbuka menentang langkah tersebut, menyebutnya sebagai "bunuh diri strategis" yang akan memperburuk keamanan nasional dan menjerumuskan negara dalam konflik tanpa akhir.

Kelompok Komando Keamanan Israel (CIS), terdiri atas mantan petinggi Mossad, Shin Bet, militer, kepolisian, serta para diplomat dari Kementerian Luar Negeri, menyatakan pendudukan penuh Gaza akan menjadi kesalahan besar yang tidak hanya mengancam keselamatan tentara Israel, tetapi juga menghambat pemulangan para sandera yang masih ditahan Hamas.

“Pendudukan Gaza bertentangan dengan nasihat profesional panglima militer dan sikap mayoritas rakyat Israel,” tulis CIS, dalam pernyataan yang diunggah di media sosial X.

Menurut CIS, Netanyahu bersikukuh dengan rencananya meski sudah jelas ditentang Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Netanyahu Unggah Video Baru Sapa Warga usai Dituding Pakai AI, Cincinnya Bikin Netizen Curiga

Internasional
4 hari lalu

Mark Levin Retweet Cuitan soal Netanyahu akan Dikenang dalam Sejarah, Benarkah Tewas?

Internasional
4 hari lalu

Serangan Iran Makin Ganas, Kantor Netanyahu Nyaris Dihantam Rudal

Internasional
5 hari lalu

Netanyahu Rilis Video Bantah Tewas Dibom Iran, Tunjukkan Jarinya Masih Utuh

Internasional
5 hari lalu

Heboh! Netanyahu Tak Ikut Rapat Kabinet untuk Pertama Kali sejak Perang Iran, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal