Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

Anton Suhartono
Joe Kent mengungkap pemerintahan Presiden Donald Trump mengabaikan penilaian intelijen soal perang Iran (Foto: AP)

Mantan perwira CIA itu menambahkan, Trump menjadi korban kampanye disinformasi Israel yang menggambarkan Iran sebagai ancaman. 

Kebohongan serupa digunakan Israel untuk menyeret AS ke dalam Perang Irak pada 2003.

Namun Trump menolak tuduhan itu dan bersikeras Israel tidak pernah membujuknya untuk berperang melawan Iran.

“Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir,” ujar Trump, dalam satu kesempatan.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari, memicu serangan balasan Teheran terhadap pangkalan-pangkalan AS di delapan negara Arab.

Bukan hanya itu, Iran juga memblokade Selat Hormuz, memicu gangguan pasokan energi global, menyebabkan lonjakan harga minyak dunia ke rekor baru sejak pandemi Covid-19.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS

20 jam lalu

Warga AS Makin Tercekik! Harga Solar Tembus 6 Dolar per Galon, Tertinggi dalam Sejarah

24 jam lalu

Trump Klaim AS kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia

24 jam lalu

Iran Kirim Ratusan Personel Garda Revolusi ke Yaman, Segera Blokade Selat Bab Al Mandab?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal