Mantan Kepala Badan Anti-Teror Sebut AS Abaikan Temuan Intelijen soal Serang Iran

Anton Suhartono
Joe Kent mengungkap pemerintahan Presiden Donald Trump mengabaikan penilaian intelijen soal perang Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Joe Kent, mantan kepala badan anti-terorisme nasional Amerika Serikat (AS) yang mundur dari jabatannya tahun ini, kembali berkicau. Dia mengungkap pemerintahan Presiden Donald Trump mengabaikan penilaian intelijen soal perang Iran.

Hasil penelusuran seluruh komunitas intelijen AS, termasuk CIA, mengungkap Iran tidak sedang mengembangkan senjata nukklir.

Kent juga mengulangi pandangannya, Israel menyeret AS ke dalam konflik tak berujung, yang pada dasarnya tidak memiliki hubungan dengan kepentingan AS.

Dia menambahkan, badan-badan intelijen juga memperingatkan Iran akan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah serta memblokade Selat Hormuz jika diserang lebih dulu, termasuk oleh Israel.

"(Tapi) Narasi dan agenda yang diputarbalikkan oleh pemerintah asing, Israel, memenangkan argumen dan memaksa kita masuk dalam perang ini," kata Kent.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pemilu Israel, Peneliti: Netanyahu Kalah Belum Tentu Hadirkan Perdamaian di Palestina

18 jam lalu

Komentari Pemilu Israel, Warga Gaza: Siapa pun yang Menang Tak Pengaruh

19 jam lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

20 jam lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal