Mantan Presiden Dmitry Medvedev: Ukraina adalah Bagian dari Rusia!

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: Reuters)

“Semua musuh kita perlu memahami fakta sederhana ini: bahwa wilayah di kedua tepi Sungai Dnipro (yang membelah Ukraina) merupakan bagian integral dari perbatasan strategis dan bersejarah Rusia,” ucapnya.

Medvedev juga tidak melihat adanya peluang pembicaraan damai dengan para pemimpin Ukraina saat ini. Karena itu, dia mengatakan, siapa pun yang memerintah Ukraina di masa depan, mereka harus menyadari “kenyataan baru” jika menginginkan perundingan dengan Moskow. Kenyataan baru yang dia maksud adalah klaim Rusia atas wilayah Ukraina. 

Presiden Rusia periode 2008-2012 itu juga menilai hubungan antara Moskow dan Amerika Serikat kini lebih buruk dibandingkan saat Krisis Rudal Kuba 1962, ketika kedua negara berada di ambang perang nuklir.

“Saya akan mengatakan satu hal yang pahit. Situasi saat ini jauh lebih buruk dibandingkan tahun 1962. Ini adalah perang penuh melawan Rusia dengan berbagai senjata Amerika dan dengan partisipasi pasukan khusus Amerika dan para penasihat Amerika. Begitulah adanya,” tuturnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!

57 tahun lalu

Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal