Mantan Presiden Dmitry Medvedev: Ukraina adalah Bagian dari Rusia!

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: Reuters)

Sampai berita ini ditulis, belum ada reaksi langsung dari Kiev atas pernyataan Medvedev itu. Para pejabat Ukraina telah berulang kali menuduh Medvedev dan para pejabat tinggi Rusia lainnya tengah melakukan perang penaklukan ilegal terhadap tanah air Ukraina. Mereka juga mengatakan, Ukraina dan rakyatnya berbeda dari Rusia dan rakyat Rusia.

Masih dalam presentasinya tersebut, Medvedev menampilkan peta Ukraina yang menunjukkan negara itu sebagai wilayah daratan yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan wilayah yang diakui secara internasional.

Peta tersebut tampaknya menggambarkan sebuah skenario di mana Ukraina akan terdesak terhadap Polandia, dengan Kiev tetap menjadi ibu kotanya. Namun Rusia akan menguasai sebagian besar kota-kota Ukraina dan wilayah timur, selatan, dan seluruh garis pantai Laut Hitam.

Moskow saat ini telah menguasai seperlima wilayah Ukraina, yang diklaimnya sebagai milik Rusia. Akan tetapi, skenario yang dipaparkan Medvedev pada Senin itu sangat berbeda dengan situasi di lapangan.

Medvedev mengatakan, ruang geostrategis Rusia tidak dapat dipisahkan dari Ukraina. Segala upaya pihak asing untuk mengubah ruang tersebut dengan cara paksa tak akan berhasil.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal