Mantan Presiden Rusia: Amerika Ngajak Perang!

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev menyebut keputusan AS menjatuhkan sanksi kepada Rusia merupakan bentuk perang (Foto: AP)

Pria yang juga sekutu dekat Presiden Vladimir Putin lalu menegaskan bahwa AS adalah musuh Rusia.

"Dia (Trump) tidak selalu aktif berjuang di pihak Bandera-nya Kiev, tapi ini sekarang konfliknya, bukan konflik Biden yang pikun! Mereka tentu saja akan mengatakan dia tidak bisa menahan diri, bahwa dia ditekan oleh Kongres, dll. Dan sekarang Trump telah sepenuhnya berpihak pada Eropa yang gila," kata Medvedev.

Medvedev menutup posting-an itu dengan mengungkapkan keyakinannya bahwa Rusia harus meraih kemenangan di lapangan, bukan di balik meja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu

Internasional
4 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
4 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
5 jam lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal