Marah, Warga Israel di Perbatasan Gaza Tak Terima Gencatan Senjata

Nathania Riris Michico
Sisa-sisa bangunan di Gaza City setelah dihantam serangan udara Israel, 5 Mei 2019. (FOTO: AFP)

Hal senada juga diungkapkan Meirav Kohan (46), warga Ein Hashlosha, Israel, yang wilayahnya hanya berjarak sekitar satu setengah mil dari Gaza. Meirav mengaku kaget dan kecewa dengan gencatan senjata.

"Ini adalah perang gesekan dan pemerintah tidak mencari solusi jangka panjang untuk membawa kita kedamaian. Tidak ada kebijakan. Kami hanya bidak dalam permainan," katanya.

Israel dan Hamas terlibat saling serang sejak Sabtu (4/5) lalu dan menjadi eskalasi paling serius sejak perang 2014, walaupun gencatan senjata sempat disepakati pada bulan lalu.

Kekerasan berawal pada Jumat (3/5), saat aksi demo warga Palestina di Gaza untuk memprotes penerapan blokade di wilayah tersebut. Seorang pria bersenjata Palestina menembak dan melukai dua tentara Israel di dekat tembok perbatasan.

Israel membalasnya dengan melancarkan serangan udara yang menewaskan dua militan Hamas. Hamas juga langsung merespons serangan Israel tersebut dengan menembakkan berbagai roket ke Israel.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Istana Siap Dialog dengan MUI, Bahas Keterlibatan RI di Dewan Perdamaian Gaza

Internasional
1 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Nasional
1 hari lalu

Indonesia Kutuk Keras Serangan Israel ke Gaza: Langgar Gencatan Senjata!

Internasional
2 hari lalu

Jenderal Iran Ancam Serang Israel: Tak Ada Keraguan! 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal