Mayoritas Senator AS Nilai Sidang Pemakzulan Donald Trump Konstitusional

Anton Suhartono
Mayoritas senator menilai sidang pemakzulan Donald Trump sesuai konstitusi meskipun dia sudah lengser sehingga harus dilanjutkan (Foto: Reuters)

Video yang ditampilkan manajer tim yang terdiri dari sembilan anggota DPR selaku penggugat menunjukkan bagaimana kerusuhan terjadi, termasuk pidato yang disampaikan Trump kepada para pendukungnya untuk berjuang mati-matian demi membatalkan hasil pilpres.

Tampak bagaimana massa menjatuhkan penghalang dan memukul polisi di Gedung Capitol. Video itu menunjukkan momen saat polisi yang menjaga kantor DPR menembak mati pengunjuk rasa Ashli ​​Babbitt, satu dari lima korban tewas dalam insiden itu.

Sementara itu pengacara Trump menyerang balik dengan alasan proses tersebut merupakan upaya tidak konstitusional yang dilakukan Senat untuk merenggut masa depan politik Trump.

"Apa yang benar-benar ingin mereka tuju di sini, atas nama Konstitusi, adalah melarang Donald Trump mencalonkan diri lagi untuk jabatan politik, ini merupakan penghinaan terhadap Konstitusi, tidak peduli siapa yang mereka targetkan," kata salah seorang pengacara Trump, David Schoen.

Dengan komposisi kursi di Senat saat ini, Demokrat harus mendapat dukungan dari setidaknya 17 politisi Republik untuk mewujudkan pemakzulan. Seorang presiden baru bisa dimakzulkan jika mendapat persetujuan dari dua per tiga Senat.

Ini yang membuat sulit Trump bisa dimakzulkan sebagaimana terjadi dalam pemakzulan pertama pada 2020.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Mensesneg Ungkap Kriteria Calon Gubernur BI Pilihan Prabowo, Ini Bocorannya

21 jam lalu

Anggota DPR Deddy Sitorus Diduga Hina Wartawan Gerombolan Sirkus, Terancam Dilaporkan ke MKD

21 jam lalu

Dasco Respons Hasil Survei SMRC soal Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Turun 30,1 Persen

22 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi ke Rp18.111 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal