Media Pemerintah China Rilis Video Musisi Uighur yang Diduga Meninggal

Nathania Riris Michico
Screenshot dari video yang menampilkan Abdurehim Heyit. (Foto: CRI/BBC)

Menurutnya, Pemerintah China mampu merekayasa video mengingat kemajuan teknologi yang mereka miliki.

"Dengan teknologi masa kini, dimungkinkan menciptakan presentasi video. Itu tidaklah sulit," ujarnya, seperti dikutip BBC, Senin (11/2/2019).

Dia menambahkan, kemunculan video soal kondisi Heyit menunjukkan Pemerintah China merespons tekanan publik.

"Pemerintah China merespons Turki karena pengaruh yang (Turki) miliki dalam dunia Muslim."

"Bolanya sekarang di ranah Pemerintah China. Mereka menahan Heyit. Mereka menahan 10 persen populasi Uighur. Mereka kini mencoba memberitahu dunia bahwa tidak ada penyiksaan dan ini hanyalah pusat pelatihan kejuruan. Ini tanggung jawab mereka membuktikan video itu asli," ujarnya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
7 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal