Namun, dari 15 bayi yang berada di dalam ruang perawatan, hanya satu yang akhirnya berhasil diselamatkan. Sebanyak 14 bayi lainnya meninggal dunia.
Kebakaran dilaporkan terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.45 waktu setempat.
Menteri Kesehatan Pakistan Mustafa Kamal mengatakan rekaman kamera pengawas menunjukkan adanya percikan yang diduga berasal dari unit pendingin udara sebelum api membesar.
Dalam waktu singkat, api dan asap menyelimuti ruangan tempat bayi-bayi dirawat.
Situasi semakin berbahaya karena area NICU menggunakan oksigen untuk membantu bayi yang mengalami gangguan pernapasan. Tingginya kadar oksigen dapat membuat api menyebar lebih cepat.
Petugas pemadam kebakaran kemudian dikerahkan untuk memadamkan api sekaligus melakukan evakuasi.
Dalam proses penyelamatan, petugas bahkan dilaporkan harus menggunakan tangga dan memecahkan sejumlah jendela untuk mencapai area yang terbakar.