Bayi-bayi yang seharusnya mendapatkan perawatan dan kemudian pulang ke rumah bersama orang tua justru tidak pernah meninggalkan rumah sakit dalam keadaan hidup.
Setelah kebakaran, sejumlah keluarga korban mempertanyakan sistem keselamatan di rumah sakit.
Beberapa saksi mengklaim akses menuju ruang perawatan bayi dalam kondisi tertutup atau sulit digunakan ketika kebakaran terjadi. Ada pula kesaksian yang menyebut pintu menuju ruang neonatal dalam kondisi terkunci.
Namun, pihak PIMS membantah bahwa pintu tersebut dikunci.
Direktur Eksekutif PIMS Rana Imran Sikander menjelaskan pintu dijaga oleh petugas untuk alasan keamanan. Sebelumnya, rumah sakit tersebut disebut pernah menghadapi kasus penculikan bayi.
Perbedaan keterangan tersebut kini menjadi salah satu hal yang harus diusut dalam penyelidikan.