Mengapa Netanyahu Tolak Masuk PM Norwegia Jonas Gahr Store ke Israel?

Anton Suhartono
Jonas Gahr Store, PM Norwegia, dilarang masuk Israel pada Oktober lalu, memicu ketegangan diplomatik baru kedua negara (Foto: AP)

Bagi Netanyahu, pengakuan tersebut bukan sekadar langkah diplomatik, melainkan sinyal bahwa Norwegia tak lagi berada pada posisi netral. Menolak kunjungan Store menjadi pesan tegas bahwa Israel tidak akan memberi ruang bagi negara yang dianggap melemahkan posisi mereka di panggung internasional.

2. Tuduhan Antisemitisme

Penolakan itu terjadi tak lama sebelum Israel menuding Store menunjukkan sikap antisemitisme karena menghadiri peringatan Kristallnacht yang diselenggarakan Pusat Anti-Rasis, bukan acara Komunitas Religius Mosaik yang digelar bersamaan.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel bahkan mengeluarkan pernyataan keras di medi sosial X, menyebut Store memiliki “kerendahan moral, sikap anti-Israel, dan antisemitisme”. 

Tuduhan itu ikut memperkuat sentimen negatif di pemerintahan Netanyahu terhadap Norwegia.

Meski Oslo membantah keras, persepsi Israel yang sudah terlanjur negatif membuat kunjungan Store menjadi hal yang tidak diinginkan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal