Mengapa Trump Selalu Tampil saat Konferensi Pers Virus Corona?

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

Lepas dari itu, ada kekhawatiran lain yang tampaknya dialami Trump, yakni kondisi perekonomian negara. Dia berkali-kali menyampaikan pernyataan kontroversial soal upaya menyelamatkan perekonomian di tengah pandemi. Bahkan di awal, Trump menentang lockdown dan menyamakan virus corona dengan wabah flu serta kecelakaan lalu lintas, sehingga penanganannya tak perlu luar biasa.

Namun sejak jumlah kasus virus corona di AS melampaui China, bahkan sudah menjadi nomor 1 di dunia, sikapnya berubah.

Wabah corona menyebabkan jutaan warga kehilangan pekerjaan, situasi yang memprihatinkan apalagi jika usia pandemi masih berlangsung lama.

Dia menghabiskan waktu setiap hari untuk menelepon para gubernur negara bagian serta para pejabat lain. Saat ini tak mungkin menggelar pertemuan langsung karena protokol kesehatan di Gedung Putih tak memungkinkan banyak orang masuk.

Biasanya setelah memberikan pengarahan, dilanjutkan dengan pemaparan dari gugus tugas, Trump membuka kesempatan tanya jawab yang waktunya bisa sampai 2 jam.

Hingga Sabtu, jumlah kasus infeksi Covid-19 di AS mencapai 519.453  orang, sebanyak 20.071 di antaranya meninggal.

AS kini negara dengan kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19 tertinggi di dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Lagi, Sentuh Rp18.083 per Dolar AS

9 jam lalu

AS Bakal Rampas Aset Iran untuk Bayar Kerugian Perang di Selat Hormuz dan Timur Tengah

10 jam lalu

Survei: Opini Warga AS terhadap Israel dan Netanyahu Makin Buruk

7 jam lalu

Gianni Infantino Diminta Hadir di Kongres AS Jelaskan Kedekatannya dengan Donald Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal