Mengenal Karoshi, Budaya Kerja Lembur di Jepang yang Kerap Makan Korban

Anton Suhartono
Istilah karoshi kembali mengemuka di Jepang sejak perdana menteri baru Sanae Takaichi menjabat pada Oktober (Foto: AP)

Meski aturan sudah diberlakukan, budaya kerja Jepang berubah sangat lambat. Banyak pekerja masih ragu menolak lembur atau mengambil cuti penuh, karena tekanan sosial dan kekhawatiran dianggap tidak berdedikasi.

Beberapa langkah pemerintah untuk mengurangi karoshi antara lain:

  • Penetapan batas lembur nasional
  • Kampanye “Premium Friday” untuk pulang lebih cepat setiap Jumat terakhir bulan
  • Promosi kerja fleksibel dan hybrid
  • Inspeksi dan sanksi bagi perusahaan pelanggar.

Tetapi efektivitasnya masih dipertanyakan karena banyak perusahaan tetap menuntut output tinggi tanpa menambah tenaga kerja.

Kasus Terbaru: Rapat Dini Hari PM Takaichi Picu Perdebatan

Baru-baru ini, publik Jepang kembali mempersoalkan budaya kerja ekstrem setelah Perdana Menteri Sanae Takaichi menggelar rapat pukul 03.00, yang melibatkan staf selama 3 jam. Kejadian ini memicu kekhawatiran bahwa bahkan pejabat tertinggi pun masih terjebak dalam pola kerja tak sehat, dan berpotensi menormalisasi praktik tersebut.

Walau Takaichi menyampaikan klarifikasi, insiden tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa karoshi masih menjadi ancaman nyata.

Jika Jepang ingin mengatasi karoshi secara menyeluruh, bukan hanya aturan yang harus berubah, melainkan budaya kerja itu sendiri. Perlu ada kesadaran kolektif bahwa:

  • Produktivitas tidak sama dengan jam kerja panjang
  • Istirahat adalah bagian penting dari kinerja
  • Kesehatan mental sama pentingnya dengan output kerja.

Tanpa itu semua, karoshi akan tetap menjadi bayang-bayang gelap di balik kesuksesan Negeri Sakura.

Fenomena karoshi menunjukkan bahwa modernisasi ekonomi tidak selalu sejalan dengan kesejahteraan pekerja. Jepang kini menghadapi pertanyaan besar, apakah negara ini siap memutus budaya kerja ekstrem demi masa depan tenaga kerja yang lebih sehat dan manusiawi?

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perjalanan Cinta Jerome Polin dan Gracia Caroline, dari Adik Kelas di Jepang hingga Segera Menikah

3 hari lalu

Profil Gracia Caroline, Calon Istri Jerome Polin yang Punya Segudang Prestasi!

6 hari lalu

KAI Segera Impor 23 KRL Bekas dari Jepang, Atasi Kekurangan Kereta

8 hari lalu

Viral, Mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Bagikan Selebaran Sendirian di Stasiun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal