Mengenal Kereta Kuda Berlapis Emas Senilai Rp37 Miliar yang Membawa Raja Charles

Anton Suhartono
Gold State Coach kereta kuda yang akan membawa Raja Charles III dan Ratu Camilla pada penobatan (Foto: Britannica)

JAKARTA, iNews.id - Kereta kuda berlapis emas yang biasa disebut Gold State Coach atau Gold State Carriage akan membawa Raja Charles III dan Ratu Camilla pada prosesi penobatan, Sabtu (6/5/2023). Gold State Coach sebenarnya dibuat dari kayu, namun permukaannya dilapisi kertas emas.

Gold State Coach biasa digunakan untuk membawa anggota keluarga kerajaan Inggris di acara-acara khusus, salah satunya penobatan. Jika tidak digunakan, kereta tersebut dipajang untuk umum di Royal Mews of Buckingham Palace.

Dikutip dari dari Britannica, Gold State Coach dibuat oleh Samuel Butler, yang menggunakan desain William Chambers sejak 1761. Karena kerumitan desain, kereta tersebut baru selesai dibuat setahun kemudian.

Namun sebelum pembuatannya rampung, kereta sudah digunakan untuk pernikahan Raja George III dengan Charlotte Sophia dari Mecklenburg-Strelitz serta penobatannya. Kedua acara berlangsung pada 1761.

Gold State Coach paling sering digunakan untuk penobatan, ketimbang pernikahan. Kereta kuda ini telah digunakan pada setiap penobatan raja sejak William IV pada 1831.

Menilik spesifikasinya, Gold State Coach memiliki panjang sekitar 7 meter dan berat sekitar 4,4 ton. Karena ukurannya yang sangat besar, diperlukan delapan ekor kuda untuk menariknya. 

Bagian eksterior sangat kaya dengan karya seni, seperti ukiran patung Joseph Wilton. Ukiran di bagian luar kereta menggambarkan sejarah Inggris.  Tiga kerub di bagian tengah atap, mewakili Inggris, Skotlandia, dan Irlandia. Mereka memegang berbagai potongan regalia penobatan, termasuk Mahkota St Edward. 

Triton besar, melambangkan kekuatan kerajaan, berada di samping masing-masing empat roda gerbong. Dua Triton di depan meniup cangkang keong, sedangkan di belakang kereta membawa tombak Neptunus. 

Patung lain, termasuk pohon palem dan beberapa kepala singa, menggambarkan kemenangan Inggris Raya dalam Perang Tujuh Tahun (1756–1763).

Bagian bawah bodi kereta menampilkan panel yang dicat seniman Florentine, Giovanni Battista Cipriani. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Bos Mafia asal Inggris Steven Lyons Ditangkap di Bali, Ini Perannya

Internasional
3 hari lalu

Lagi, Trump Semprot Inggris-Prancis karena Tolak Bantu Perang Lawan Iran

Nasional
3 hari lalu

Imigrasi Tangkap WN Inggris Buronan Interpol di Bali, Bos Organisasi Kriminal

Internasional
29 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal