Mengintip Pulau Hantu yang Dulunya Memukau di Tengah Samudera Hindia

Nathania Riris Michico
Pulau Ross, pulau hantu yang dulunya memukau yang terletak di tengah Samudera Hindia. (Foto: doc. Neelima Vallangi)

Bangunan gereja yang sudah hancur dan terlantar di Pulau Ross. (Foto: doc. Neelima Vallangi)

Pada awal 1900-an, para perwira Inggris memperkenalkan berbagai spesies rusa di Kepulauan Andaman sebagai wahan untuk mengisi waktu luang, yaitu berburu rusa.

Namun, tanpa predator alami, rusa tutul kemudian menjadi hama, berkembang biak secara masif dan sangat mempengaruhi perkembangan keaneragaman tumbuhan di pulau itu. Dan belakangan rusa tutul, bersama kelinci liar, dan burung merak, merupakan satu-satunya penduduk Pulau Ross.

Namun pulau itu tetap dinikmati oleh para pengunjung. Kicauan burung kini merupakan satu-satunya sumber hiruk-pikuk di ruangan dari gedung-gedung yang terlantar dan rusak.

Hampir 80 tahun sejak tempat pembuangan tahanan politik itu ditutup sekaligus masa suram kolonialisme di India berakhir, Pulau Ross saat ini menjadi noda yang terlupakan di Samudra Hindia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
5 bulan lalu

Bangun Kesiapsiagaan Tsunami, Negara-Negara di Samudera Hindia Bahas SOP Terintegrasi

Internasional
1 tahun lalu

Presiden Komoro Azali Assoumani Ditikam, Pelaku Tewas di Penjara

Sains
2 tahun lalu

Potret Stasiun Luar Angkasa Melewati Samudera Hindia, Diambil dari Satelit Berjarak 43 Mil

Nasional
2 tahun lalu

BMKG Deteksi Bibit Siklon 91S, Waspada Gelombang Tinggi hingga Hujan Lebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal