Menhan Turki Minta Rusia dan Ukraina Tetap Menahan Diri, Utamakan Dialog

Antara
Menhan Turki, Hulusi Akar (kiri), bersama Presiden Recep Tayyip Erdogan. (Foto: Reuters)

Moskow telah membantah tuduhan Barat yang menyebut Rusia sedang mempersiapkan serangan militer. Kremlin berdalih, keberadaan pasukan Rusia di sana hanya untuk melakukan latihan rutin.

Terkait situasi di wilayah Laut Hitam, Akar mengatakan, status selat itu harus menguntungkan semua pihak. Hal itu sejalan dengan Konvensi Montreux pada 1936.

“Untuk dialog tentang Laut Hitam, Turki melakukan semua yang seharusnya,” kata dia.

Dia menggarisbawahi, Konvensi Montreux sangat penting untuk keamanan dan stabilitas di kawasan itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal