Menkeu AS Peringatkan Negara-Negara Tak Balas Dendam Penerapan Tarif

Puti Aini Yasmin
Menkeu AS Scott Bessent ingatkan negara yang terkena penerapan tarif tak balas dendam. (Foto: AP)

"Saat ini, saran saya kepada setiap negara adalah untuk tidak membalas. Mari kita lihat bagaimana keadaannya, karena jika Anda membalas, keadaan akan meningkat," tutur dia.

Sebagai informasi, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menandatangani instruksi presiden pemberlakukan tarif masuk terbaru. Dari 180 negara, sebanyak 85 di antaranya dikenakan tarif dengan 10 persen ke atas.

Kamboja menjadi negara paling terdampak perang dagang dengan AS karena besaran tarifnya paling besar yakni 49 persen, disusul dengan Laos dan Madagaskar, masing-masing 47 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
9 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
14 jam lalu

AS Siap Serang Iran Lagi: Kita Bisa Mulai Operasi Militer Besar-besaran!

Internasional
2 hari lalu

Selat Hormuz Memanas! Militer Iran dan AS Saling Tembak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal