Mikronesia Berani Singgung Rivalitas AS-China Saat Mayoritas Negara Ambil Aman di Sidang PBB

Arif Budiwinarto
Presiden Negara Federasi Mikronesia, David Panuelo. (foto: Reuters)

Rivalitas AS-China berlanjut di Sidang Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara. Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengatakan, di saat dunia berjuang keras melawan virus corona, AS justru menyebarkan virus politik di Sidang Majelis Umum.

"Saya harus menekankan bahwa suara AS tidak sesuai dengan suasana Majelis Umum," kata Zhang, dikutip dari AFP, Rabu (23/9/2020).

Pernyataan Dubes Zhang merespons pidato Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mendesak seluruh negara anggota Majelis Umum PBB untuk meminta pertanggungjawaban China karena lalai dalam membendung wabah sehingga Covid-19 menjalar ke banyak negara.

"(Virus corona) Meninggalkan China dan menginfeksi dunia. PBB harus meminta pertanggungjawaban China atas tindakan mereka," ujarnya, dikutip dari AFP.

Ketegangan antara kedua negara adidaya mencapai titik didih sejak WHO menyatakan Covid-19 sebagai pandemi. AS kemudian memutuskan keluar dari badan PBB itu karena menuding badan pimpinan Tedros Adhanom Ghebreyesus bersekongkol dengan Beijing.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
16 jam lalu

Menkeu AS Klaim Iran Akan Buka Selat Hormuz Hari Ini

1 hari lalu

Iran Akan Tembak Setiap Kapal Lewati Jalur Ilegal Selat Hormuz

1 hari lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

1 hari lalu

AS Dilaporkan Akan Tutup Konsulat Jenderal di Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal