Militan Kurdi Bersedia Mundur, Turki Hentikan Serangan ke Suriah

Anton Suhartono
Pasukan Turki memutuskan hentikan serangan ke Suriah setelah militan Kurdi bersedia keluar dari zona aman di sepanjang perbatasan (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Turki memutuskan tidak memulai kembali serangan 'Operation Peace Spring' ke wilayah Suriah setelah waktu 120 jam atau 5 hari gencatan senjata berakhir pada Selasa (22/10/2019).

Kementerian Pertahanan Turki menyatakan, berdasarkan informasi dari Amerika Serikat, selaku pihak yang menjembatani konflik, pasukan Kurdi di bawah YPG/PKK telah menarik diri dari perbatasan atau keluar dari wilayah yang akan dijadikan sebagai zona aman oleh Turki.

"Pada tahap ini, tidak perlu melakukan operasi yang baru," bunyi pernyataan, dikutip dari AFP, Rabu (23/10/2019).

Turki sepakat menghentikan operasi militer di Suriah yang berlangsung sejak 9 Oktober 2019. Tujuan operasi ini untuk memukul mundur militan Kurdi dari perbatasan sepanjang 120 kilometer.

Keputusan gencatan senjata dihasilkan setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Wakil Presiden AS Mike Pense di Ankara pada Kamis pekan lalu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 hari lalu

Hadapi Serangan Houthi, Turki dan Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi

10 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Hadapi Ujian Pertama, Houthi Jadi Target Perdana

10 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

10 hari lalu

Baru Dibentuk, Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lindungi Arab Saudi dari Serangan Houthi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal