Militer Niger Setop Pengiriman Makanan ke Kedubes Prancis, Staf Diplomatik Kelaparan

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Prancsi Emmanuel Macron mendesak jutan militer Niger tidak mengganggu dubes Prancis di Niamey (Foto: Reuters)

NIAMEY, iNews.id - Presiden PrancisEmmanuel Macron menyebut duta besarnya di Niger dan staf diplomatik diperlakukan seperti tawanan. Stok makanan disetop menyebabkan mereka kelaparan.

Macron menuding junta militer Niger sengaja menghalangi pengiriman makanan ke gedung tersebut.

"Duta Besar Sylvain Itte hidup dari makanan darurat," kata Macron, seperti dikutip dari DW, Selasa (19/9/2023).

Macron menyebut semua staf diplomatik diperlakukan seperti tawanan. Dia mendesak agar akses ke Kedubes Prancis di Niger tidak dihalangi.

"Secara harfiah mereka ditahan. Mereka menghalangi pengiriman makanan," ujar Macron.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

3 hari lalu

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

7 hari lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

12 hari lalu

Presiden Macron Ungkap Kondisi Dunia saat Ini: Seperti Kembali ke Hukum Rimba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal