Mungkinkah Rezim Iran Tumbang Setelah Perang lawan Israel?

Anton Suhartono
Perang besar antara Iran dan Israel yang berlangsung 12 hari meninggalkan jejak kehancuran di kedua belah pihak (Foto: Kemhan Iran)

TEHERAN, iNews.id – Perang besar antara Iran dan Israel yang berlangsung 12 hari meninggalkan jejak kehancuran di kedua belah pihak. Namun, di balik kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa, muncul pertanyaan besar: apakah ini awal dari akhir bagi rezim Iran?

Selama konflik yang dimulai sejak 13 Juni, keberadaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menjadi teka-teki. Pengamat Barat meyakini pria berusia 86 tahun itu menghilang dari ruang publik karena bersembunyi di bunker bawah tanah, guna menghindari pembunuhan oleh agen-agen intelijen Israel. 

Mossad diyakini telah menyusup ke dalam struktur militer Iran, membuat para pemimpin menjadi target nyata.

Meski demikian Khamenei muncul ke publik pada Kamis (26/6/2025), meski hanya dalam bentuk video untuk memberikan pidato nasional.

Israel melakukan serangan presisi yang menyebabkan tewasnya sejumlah pemimpin tinggi militer Iran, termasuk tokoh Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata. Kekuatan udara Israel bahkan sempat menguasai wilayah udara Iran pada fase-fase awal serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Trump Akan Bertemu Para Pemimpin Negara Teluk, Perang Iran Jadi Fokus Bahasan

6 jam lalu

Trump: Semoga Perang Iran Segera Berakhir!

7 jam lalu

Rupiah Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

9 jam lalu

Trump Klaim Iran Ingin Segera Berdamai dengan AS: Kita Lihat Hasilnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal