Myanmar Genting, PNS Diminta Siap-Siap Angkat Senjata Perang Lawan Pemberontak

Anton Suhartono
Seorang tentara junta Myanmar ditangkap pemberontak Karenni National Defence Force (KNDF) dalam pertempuran di Loikaw (Foto: KNDF via Reuters)

“Ini adalah rencana untuk membantu jika terjadi keadaan darurat,” katanya.

Militer Myanmar sudah berperang melawan etnis minoritas serta pemberontak lainnya selama puluhan tahun. Namun perang pasca-kudetaAung San Suu Kyi pada 2021 semakin berat. Kelompok-kelompok minoritas dan pemberontak bersatu melawan pemerintah, koordinasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pemerintahan bayangan yang dibentuk politisi pro-demokrasi pasca-kudeta untuk menentang militer juga besatu dengan beberapa faksi pemberontak. Mereka meluncurkan kampanye "Jalan Menuju Naypyidaw" yang bertujuan untuk mengambil alih kendali ibu kota.

Juru bicara pemerintah Zaw Min Tun pada Rabu (15/11/2023) malam mengatakan, militer menghadapi serangan hebat dari sejumlah besar pasukan pemberontak bersenjata di Negara Bagian Shan, Negara Bagian Kayah, dan Negara Bagian Rakhine.

Menurut Zaw, beberapa posisi militer telah dievakuasi. Pasukan pemberontak bahkan menggunakan drone untuk menjatuhkan ratusan bom di pos-pos militer.

“Kami segera mengambil tindakan untuk melindungi diri dari serangan bom drone secara efektif,” katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Alasan Gaji Guru dan PNS Belum Bisa Naik

57 tahun lalu

555 PNS Angkatan Pertama Otorita IKN Resmi Dilantik, Ini Pesan Basuki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal