Myanmar Kian Mencekam, Pendemo ke Aparat: Berhentilah Menculik Orang!

Ahmad Islamy Jamil
Para demonstran berkumpul di Kota Yangon, Myanmar, menolak kudeta militer di negara itu. (Foto: Reuters)

Dia pun lantas mengutip peristiwa unjuk rasa prodemokrasi pada 1988. Ketika itu, militer Myanmar diduga kuat melepaskan para penjahat ke tengah-tengah penduduk untuk melakukan serangan dan berbuat kekacauan. Selanjutnya, militer menyebut kerusuhan itu sebagai pembenaran untuk menekan rakyat sipil dan menancapkan kekuasaan.

Tiga orang di sejumlah tempat berbeda di Yangon mengatakan, mereka melihat drone terbang di atas kerumunan massa demonstran. “Drone itu terbang naik turun dan merekam orang-orang tengah yang mengejar pencuri,” kata warga bernama Htet (30).

Pemerintah dan tentara Myanmar tidak dapat dihubungi Reuters untuk dimintai komentar, terkait situasi tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
31 hari lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

31 hari lalu

Viral 2 WNI Diduga Disekap hingga Diperas Rp220 Juta di Myanmar, Polri Turun Tangan

1 bulan lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

2 bulan lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal