Upaya diplomatik sedang dilakukan untuk membebaskan seorang warga Nepal yang bertugas di tentara Rusia dan ditangkap oleh Ukraina, tambah pernyataan tersebut. Nepal juga mendesak warganya untuk tidak bergabung dengan tentara negara yang dilanda perang.
Harian berbahasa Inggris, The Kathmandu Post, mengutip Milan Raj Tuladhar, duta Nepal di Moskow, yang mengatakan bahwa 150-200 warga Nepal bekerja sebagai tentara bayaran di tentara Rusia.
Kedutaan Besar Rusia di Kathmandu tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar. Jutaan warga Nepal bekerja di sektor sipil, terutama sebagai buruh di industri dan lokasi konstruksi di Korea Selatan, Malaysia, dan Timur Tengah.