Netanyahu Setuju Gencatan Senjata Sementara di Gaza, Bukan Selamanya

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu (2 dari kiri) menyetujui gencatan sementara sebagaimana diusulkan Joe Biden (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyetujui proposal gencatan senjata fase pertama yang diusulkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden. Pernyataan itu disampaikan Netanyahu dalam pertemuan tertutup di parlemen, seperti dilaporkan media lokal, Senin (3/6/2024).

Juru bicara pemerintah Israel David Mencer, mengutip pernyataan Netanyahu, mengatakan Biden hanya merilis beberapa penjelasan untuk meredakan perang.

“Perang akan dihentikan dengan tujuan mengembalikan sandera dan kemudian kita akan melanjutkan diskusi lagi,” juru Mencer, menirukan pernyataan Netanyahu, seperti dikutip dari Reuters.

Biden mengusulkan gencatan senjata tiga tahap di Jalur Gaza. Tahap pertama adalah gencatan senjata selama 6 pekan, penarikan semua pasukan Israel dari wilayah berpenduduk di Gaza, serta pengungsi diperbolehkan pulang ke Gaza Utara.

Di saat yang sama Hamas akan membebaskan sandera Israel, termasuk perempuan dan orang tua. Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan ratusan tahanan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Dewan Perdamaian Gaza Ingatkan Peran Pasukan Stabilisasi Internasional Penting, tapi...

Internasional
1 hari lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
1 hari lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Internasional
1 hari lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal