Sementara itu, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir juga mengecam rencana pemerintahan AS terhadap Gaza. Dia mengatakan warga Palestina harus dipaksa keluar dari wilayah tersebut sesuai dengan rencana awal Trump.
Trump pernah mengatakan, ingin merelokasi warga Gaza agar wilayah tersebut bisa diubah menjadi “Riviera Timur Tengah”, upaya yang menurut para pengamat mirip dengan pembersihan etnis.
Ben Gvir meminta Netanyahu untuk memerintahkan militer Israel kembali berperang di Gaza dengan kekuatan penuh guna mencapai tujuan utama perang, yakni menghancurkan Hamas.
Gencatan senjata di Gaza sejak 10 Oktober 2025 telah dilanggaar Israel ratusan kali, menewaskan lebih dari 450 warga Palestina, termasuk lebih dari 100 anak-anak.
Militer Israel telah membunuh setidaknya 71.548 warga Gaza dan melukai 171.353 lainnya sejak pecahnya perang Gaza pada 7 Oktober 2023.