Ngeri! Hacker Serang Bank Darah Prancis, Bisa Bikin Darah Mendidih

Anton Suhartono
Setelah merusak sistem pendingin puluhan supermarket di 11 negara Eropa, kini peretas menyasar bank darah di Prancia (Foto: AP)

EFS juga memastikan insiden tersebut tidak mengganggu kegiatan operasional maupun distribusi produk darah kepada rumah sakit.

Serangan siber itu terjadi pada 2 November dan pertama kali dilaporkan surat kabar Prancis Le Canard Enchaîné pada Rabu (4/11/2026).

Menurut laporan tersebut, sistem pendingin diprogram mencapai suhu 110 derajat Celsius, padahal plasma seharusnya disimpan pada suhu sekitar minus 30 derajat Celsius.

Dengan kata lain, hacker berusaha membalik fungsi fasilitas penyimpanan darah dari mempertahankan suhu beku menjadi menghasilkan panas ekstrem.

Bukan EFS yang Langsung Diretas

Dalam penjelasannya, EFS mengungkapkan bahwa lembaga tersebut bukan sasaran langsung serangan. Hacker justru menargetkan penyedia layanan pendingin yang memiliki akses ke sistem pengawasan dan pengendalian fasilitas penyimpanan darah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Serangan Siber Lagi! Hacker Bobol Bank di Prancis, Curi Rp2 Triliun

17 jam lalu

Setelah Supermarket, Giliran Unit Pendingin Bank Darah Eropa Diserang Hacker

20 jam lalu

Eropa Heboh Supermarket-Supermarket Diserang Hacker Bikin Daging Rusak, Rusia Bantah Terlibat

23 jam lalu

Prancis Diguncang Demo Besar, Menara Eiffel Ditutup

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal