Badan keamanan siber Prancis bersama Kementerian Kesehatan juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta metode yang digunakan dalam serangan tersebut.
Sebelumnya Hacker Serang Supermarket di 9 Negara Eropa
Serangan terhadap bank darah Prancis terjadi ketika Eropa sedang menghadapi gelombang peretasan sistem pendingin supermarket.
Euronews dan AFP melaporkan, pada 2 November 2026, dugaan serangan siber kembali menyasar supermarket di sedikitnya sembilan negara Eropa, yakni Belgia, Estonia, Finlandia, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, dan Swedia.
Hacker mengubah pengaturan suhu lemari pendingin dan freezer sehingga makanan beku serta produk segar mengalami kerusakan.
Di sejumlah lokasi, suhu freezer bahkan melonjak hingga 50 derajat Celsius.
Di Belgia, sekitar 75 gerai supermarket dan sejumlah toko lain dilaporkan terdampak, termasuk gerai Carrefour, Delhaize, Intermarché dan IKEA.