Pria Singapura Mengaku sebagai Mata-Mata China Kumpulkan Informasi Penting AS sejak 2015

Arif Budiwinarto
China dan Amerika Serikat (foto: ist)

FBI baru-baru ini menginterogasi pemegang visa yang diyakini anggota militer China di lebih dari 25 kota di AS.

Aksi FBI ini dianggap para para ahli tindakan keras paling terkenal Amerika terhadap pencurian know-how (pengetahuan) AS dalam lebih dari 40 tahun hubungan kedua negara.

Ketegangan Amerika Serikat dan China meningkat sejak munculnya Covid-19 pada Desember 2019. AS menuding China sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas kemunculan virus yang telah menewaskan lebih dari ratusan ribu manusia di dunia.

AS juga mengecam keras langkah China memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional di Hong Kong. Terbaru, Washington memerintahkan China menutup konsulat di Houston setelah diduga melakukan aksi spionase. China merespons tindakan tersebut dengan mencabut izin konsulat AS di kota Chengdu pada Kamis (24/7/20200).

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Sosok Joe Kent, Pejabat Senior Intelijen AS yang Mundur gegara Menentang Perang Iran

Internasional
6 jam lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Internasional
6 jam lalu

Respons Trump, Iran Balik Ancam Akan Hancurkan Semua Fasilitas AS di Timur Tengah

Internasional
7 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran dalam 48 Jam jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal