OKI Kutuk Penghancuran Bangunan Warga Palestina di Yerusalem Timur

Nathania Riris Michico
Personel keamanan Israel berpatroli di sebuah daerah di Sur Baher ketika sebuah mesin menghancurkan sebuah bangunan Palestina pada Senin (22/7/2019). (FOTO: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengutuk penghancuran beberapa bangunan milik warga Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki Israel dengan alasan bangunan tersebut berdekatan dengan pagar kawat tembok pemisah.

Langkah Israel itu bertujuan mengubah struktur demografis Yerusalem dan memaksa warga Palestina keluar dari tanah mereka, ungkap OKI melalui pernyataan tertulis.

Dilaporkan Anadolu, Rabu (24/7/2019), pernyataan OKI itu mendesak masyarakat internasional untuk memaksa Israel mundur dari tindakan ilegal dan melanggar hak-hak warga Palestina.

Tentara dan polisi Israel pada Senin (22/7/2019) mulai menghancurkan beberapa bangunan Palestina di lingkungan Lembah Al-Hummus di distrik Sur Baher, Yerusalem Timur.

Pengadilan Israel menolak permohonan warga Palestina untuk menghentikan pembongkaran 16 bangunan, yang mana beberapa di antaranya sedang dalam pembangunan, di permukiman Wadi Al Hummus di daerah Sur Baher, Yerusalem Timur.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

TNI bakal Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza, Berapa Jumlahnya?

Internasional
14 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
17 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
19 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal