Otoritas Washington Pertama Kalinya Tangkap Lebah Pembunuh Raksasa asal Asia

Arif Budiwinarto
Perbandingan lebah pembunuh raksasa dengan lebah madu biasa (foto: USA Today)

"Ini menggembirakan karena itu berarti kita tahu bahwa perangkap itu bekerja," kata Sven Spichiger, ahli entomologi untuk Departemen Pertanian Washington (WSDA).

"Tapi itu juga berarti kita memiliki pekerjaan yang harus dilakukan," lanjutnya.

Pekeraan itu termasuk mencari sarang menggunakan kamera inframerah dan memasang lebih banyak perangkap.

Departemen Pertanian Washington berencana untuk menyebarkan jebakan khusus yang akan menangkap mereka hidup sehingga dapat ditandai dan dilacak kembali ketika kembali ke koloni. Begitu, koloni ditemukan selanjutnya akan dihancurkan.

Para ilmuwan tidak yakin bagaimana lebah raksasa asli Asia ini bisa berada di negara bagian Washington. Di antara kemungkinannya adalah kapal peti kemas internasional, barang pesanan yang dikirim ke AS, dan pengunjung dari negara lain.

Pejabat pertanian negara bagian Washington meminta peternak lebah dan penduduk untuk lebih proaktif melaporkan penampakan lebah pembunuh tersebut. Sebab, pada Agustus dan September adalah saat lebah-lebah tersebut paling mungkin terlihat.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
19 menit lalu

Perang Lawan Iran Sebulan, AS Butuh Waktu Bertahun-tahun Isi Ulang Persenjataan 

Internasional
6 jam lalu

Posting Kode '8647', Mantan Bos FBI James Comey Didakwa Ancam Bunuh Trump

Internasional
8 jam lalu

Jerman Kecewa dengan AS-Israel, Perang Lawan Iran Berlarut-larut

Internasional
11 jam lalu

Trump: Iran di Ambang Runtuh, Minta Selat Hormuz Segera Dibuka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal