Paksa Staf Ngantor Jam 3 Pagi, Ini Pembelaan PM Jepang Takaichi

Anton Suhartono
Sanae Takaichi menjadi pusat kontroversi di Jepang setelah kedapatan menggelar rapat pada pukul 03.00 bersama para ajudannya (Foto: AP)

Takaichi mengatakan lembur dapat menjadi sumber pendapatan penting bagi sebagian pekerja, tetapi tetap menekankan bahwa hal itu tidak boleh mengorbankan kesehatan maupun keselamatan.

“Saya tidak menyetujui lembur yang menyebabkan kematian akibat terlalu banyak bekerja,” ujarnya.

Meski telah memberi penjelasan, perdebatan belum mereda. Insiden rapat dini hari ini kembali membuka luka lama tentang kultur kerja ekstrem di Jepang, dan menempatkan Takaichi dalam sorotan tajam sejak hari-hari awal masa kepemimpinannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Perjalanan Cinta Jerome Polin dan Gracia Caroline, dari Adik Kelas di Jepang hingga Segera Menikah

3 hari lalu

Profil Gracia Caroline, Calon Istri Jerome Polin yang Punya Segudang Prestasi!

6 hari lalu

KAI Segera Impor 23 KRL Bekas dari Jepang, Atasi Kekurangan Kereta

8 hari lalu

Viral, Mantan PM Jepang Yoshihiko Noda Bagikan Selebaran Sendirian di Stasiun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal