Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

Anton Suhartono
Pakta Pertahanan Makkah yang mempertemukan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan ternyata membuat sejumlah negara tidak nyaman (Foto: SPA)

Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua

Pakta Pertahanan Makkah ditandatangani oleh Turki, Arab Saudi, dan Pakistan pada 7 Agustus. Salah satu poin pentingnya adalah penguatan pencegahan bersama.

Dalam kerangka tersebut, serangan bersenjata terhadap salah satu negara anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota aliansi.

Artinya, jika salah satu dari Turki, Arab Saudi, atau Pakistan menghadapi serangan bersenjata, dua anggota lainnya memiliki komitmen untuk memberikan respons sebagai bagian dari mekanisme pertahanan bersama.

Kesepakatan tersebut juga membuka ruang bagi perluasan kerja sama militer, koordinasi pertahanan, serta proyek bersama di sektor industri pertahanan.

Dengan struktur kerja sama yang mulai dibangun, Pakta Pertahanan Makkah kini bergerak dari sekadar kesepakatan politik menuju mekanisme pertahanan yang lebih terorganisasi.

Perkembangan tersebut menjadi perhatian di tengah situasi keamanan Timur Tengah dan kawasan sekitarnya yang masih dinamis. Erdogan pun menegaskan bahwa aliansi tersebut ditujukan untuk memperkuat keamanan dan stabilitas, meskipun sejumlah negara disebut memilih untuk menyampaikan ketidakpuasan mereka secara diam-diam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Timur Tengah Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Nyaris Tembus 100 Dolar AS per Barel

5 hari lalu

AS Setujui Penjualan Bom dan Peralatan Militer Senilai Rp88 Triliun ke Arab Saudi

5 hari lalu

Sempat Heboh Dievakuasi di Turki, Trump Bakal Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah Qatar Lagi

5 hari lalu

Erdogan Akui Ada Negara yang Tak Suka Pakta Pertahanan Makkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal