Panas! Bos Intelijen Israel Shin Bet Bongkar Rencana Netanyahu Matai-matai Demonstran

Anton Suhartono
Ronen Bar menyebut Benjamin Netanyahu berupaya memata-matai demonstran anti-pemerintah (Foto: AP)

Sebagai tanggapan, Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan apa yang disampaikan ke Mahkaham Agung hanya informasi palsu dan akan membantahnya dalam waktu dekat.

Kantor Netanyahu lalu menuduh Bar telah gagal total mendegah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Barm lanjut pernyataan itu, secara keliru mengklaim telah memberi tahu seluruh sistem keamanan sehari sebelum serangan Hamas, namun tidak memberi tahu Netanyahu dan menteri pertahanan saat itu, Yoav Gallant.

"Jika dia melakukannya, pembantaian itu bisa dihindari," bunyi pernyataan.

Kantor Netanyahu juga menuduh Bar menyembunyikan pernyataan yang dikeluarkan dua hari sebelum serangan.

Sementara itu Netanyahu pada Selasa kemarin mendesak Mahkamah Agung untuk memerintahkan Bar memberikan tanggal pengunduran diri. Belum jelas apakah Netanyahu akan menyampaikan pernyataan tertulis kepada Mahkamah untuk menanggapi klaim Bar atau tidak.

Surat kabar harian Yedioth Ahronoth melaporkan, penyampaian pernyataan balasan mengandung risiko. Pasalnya jika gagal membuktikan pernyataan dalam kesaksian maka taruhannya tuntutan pidana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Ini Skenario Israel Usir Jutaan Warga Gaza dalam 7 Tahun

3 hari lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

3 hari lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

3 hari lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal