Pandemi Virus Korona di Jepang: Tak Nikmati Bunga Sakura bagai Menolak Pelukan dari Orang Italia

Nathania Riris Michico
Seorang pria yang mengenakan masker, di tengah kekhawatiran penyebaran virus korona, berjalan melewati pohon sakura di taman Ueno di Tokyo, 12 Maret 2020. (FOTO: Philip FONG / AFP)

Taman itu populer dan menjadi lokasi bagi orang-orang yang suka bersenang-senang.

Ahli meteorologi memprediksi bunga sakura mulai mekar sekitar 17 Maret di Tokyo.

Koike sebelumnya mengatakan bahwa acara indoor yang diselenggarakan oleh organisasinya atau melibatkan makanan akan ditunda atau dibatalkan antara 22 Februari hingga 15 Maret.

Italia merupakan negara yang paling terpukul virus korona di Eropa dan negara itu diisolasi secara efektif guna mencegah penyebaran virus, yang sudah menewaskan lebih dari 800 orang hanya dalam waktu dua pekan.

Orang Italia diminta menjaga jarak setidaknya satu meter (satu setengah kaki) dari satu sama lain dan dilarang berjabat tangan atau berpelukan, sesuatu yang sangat lazim dilakukan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Viral, Menteri di Jepang Minta Maaf ke Publik gegara Telat 5 Menit ke Rapat Kabinet

Internasional
14 hari lalu

Menara Ikonik Jepang Tokyo Skytree Ditutup gegara Lift Rusak Jebak 20 Orang hingga 5,5 Jam

Nasional
21 hari lalu

DPR Setujui Hibah Kapal Patroli 1,9 Miliar Yen dari Jepang

Internasional
21 hari lalu

Helikopter Bawa Turis Jatuh di Kawah Gunung Berapi Jepang, 3 Jenazah Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal