Para Pemuda Israel Pilih Dipenjara ketimbang Perang di Gaza, Alasannya Mengejutkan

Anton Suhartono
Ilustrasi jumlah pemuda Israel yang memilih dipenjara ketimbang perang di Gaza terus bertambah (Foto: Anadolu)

Pada usia 16 tahun, para siswa menerima perintah perekrutan pertama dan puncaknya adalah wajib militer pada usia 18 tahun. Banyak di antara kalangan Yahudi meyakini bahwa perang suatu kehormatan, tugas mulia, sekaligus ibadah.

Greenberg harus menerima kenyataan pahit, sampai dikucilkan oleh keluarganya. Dia bahkan disebut sebagai orang Yahudi yang membenci diri sendiri, antisemit, pendukung teroris, dan pengkhianat.

“Orang-orang mengirim pesan kepada saya di Instagram dan mengatakan bahwa mereka akan membantai saya, seperti yang Hamas lakukan kepada orang Israel pada 7 Oktober,” ujarnya.

Bahkan di penjara, Greenberg harus ditempatkan di sel isolasi setelah mendapat ancaman dari sesama tahanan.

Meskipun dikucilkan secara sosial, dia serta komunitas jaringan organisasi penolak wajib militer, tetap teguh pada pendirian mereka. Greenberg bukan satu-satunya pemuda Israel yang memilih jalan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Ini Alasan Turki Ajukan Red Notice ke Interpol Tangkap PM Israel Netanyahu

5 jam lalu

Panas! Pejabat Israel Peringatkan Netanyahu Hindari Konflik dengan Turki

3 hari lalu

Militer Israel Selidiki Kematian Bocah Gaza Hind Rajab, Ditembak Mati Bersama Keluarganya

3 hari lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal