Para Pemuda Israel Pilih Dipenjara ketimbang Perang di Gaza, Alasannya Mengejutkan

Anton Suhartono
Ilustrasi jumlah pemuda Israel yang memilih dipenjara ketimbang perang di Gaza terus bertambah (Foto: Anadolu)

Mesarvot, organisasi yang mendukung para pembangkan wajib militer, mengungkap sejauh ini jumlah orang seperti sangat kecil. Hanya belasan pemuda yang secara terang-terangan menolak wajib militer atas dasar hati nurani, sejak dimulainya perang 7 Oktober 2023.

Namun jumlah itu sudah lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelum perang.

Mesarvot mengungkap, ada jauh lebih banyak penolak yang masuk kategori abu-abu. Ada juga yang berusaha menghindarinya dengan berbagai alasan bohong, seperti mengalami gangguan mental. Mereka yanhg mengalami gangguan jiwa tak akan dihukum penjara.

Yesh Gvul, anggota kelompok antiperang lain, mengatakan setiap tahun rata-rata 20 persen anak muda menolak wajib militer.

Militer Israel tidak menerbitkan angka tentang penolakan wajib militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

2 hari lalu

Para Perwira Israel Sudah Cepek dengan Netanyahu, Tak Mau Perang Baru Lagi

2 hari lalu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

2 hari lalu

Netanyahu Ingin Seret Israel Perang Lawan Turki demi Menangkan Pemilu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal