Parah! Militer Myanmar Tangkapi Para Dokter yang Rawat Pasien Covid secara Sukarela

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penangkapan orang oleh aparat. (Foto: Ist.)

Untuk membantu warga yang menolak dirawat di rumah sakit pemerintah karena perlawanan mereka terhadap junta militer, beberapa dokter Myanmar secara sukarela menawarkan konsultasi medis secara gratis melalui telepon. Tak sedikit pula dokter yang sengaja mengunjungi pasien di rumah-rumah.

Namun menurut laporan media lokal dalam beberapa minggu terakhir, sembilan dokter sukarelawan yang menawarkan pengobatan jarak jauh dan layanan lainnya itu telah ditahan oleh militer di dua kota terbesar Myanmar, yakni Yangon dan Mandalay.

Tim informasi junta Myanmar kemudian mengeluarkan pernyataan untuk menyangkal laporan yang menyebutkan bahwa ada lima dokter ditangkap di Yangon. Namun, tim tersebut mengabaikan semua laporan tentang penangkapan di Mandalay, di mana korbannya termasuk para dokter yang aktif dalam gerakan antikudeta di negara itu.

Juru bicara junta tidak menjawab panggilan telepon Reuters saat hendak dimintai komentar terkait laporan penangkapan itu.

Seorang dokter di Mandalay—yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena takut menjadi sasaran otoritas militer Myanmar—mengatakan bahwa empat rekannya telah ditangkap tentara. “Padahal, kami memberikan perawatan medis kepada ratusan pasien per hari,” kata dokter itu, seraya menambahkan bahwa bakal banyak pasien yang bisa meninggal jika tidak ditangani.

Di antara dokter yang ditahan milite Myanmar adalah Dr Kyaw Kyaw Thet (yang juga dosen di sekolah kedokteran), dan; ahli bedah senior Dr Thet Htay. Para saksi mata melihat Dr Thet Htay ditangkap dengan tangan diborgol dan muka memar pada 16 Juli lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

RS Lapangan Mulai Beroperasi, Jadi Harapan untuk Korban Gempa NTT

1 hari lalu

Kisah Anak 11 Tahun Korban Gempa NTT Jalani Operasi di RS Lapangan, Penuh Perjuangan

3 hari lalu

Kemenkes Siapkan AI yang Bertugas Baca Hasil MRI, Ini Faktanya!

6 hari lalu

RS Lapangan Dibangun Imbas Gempa NTT, Ibu Hamil hingga Pasien Cuci Darah Jadi Prioritas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal