Parah! Pasukan Israel Tutup Masjid Ibrahim di Hebron demi Hari Raya Yahudi

Anton Suhartono
Pasukan Zionis Israel menutup Masjid Ibrahim di Kota Hebron, Tepi Barat, demi perayaan hari raya Yahudi (Foto: Anadolu)

Sejak pembantaian 29 umat Islam Palestina di masjid tersebut pada 1994, pihak berwenang Israel membagi kompleks masjid menjadi dua, yakni untuk jamaah Muslim dan Yahudi. Pembantaian 1994 dilakukan pemukim ekstremis Yahudi, Baruch Goldstein.

Komite Warisan Dunia UNESCO memutuskan pada Juli 2017 memasukkan Masjid Ibrahim dan Kota Tua Hebron dalam Daftar Warisan Dunia.

Hebron merupakan rumah bagi sekitar 160.000 umat Islam Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi. Mereka tinggal di beberapa daerah kantong-kantong Yahudi yang dijaga ketat pasukan Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal