Pastor Katolik Ditikam saat Pimpin Misa, Polisi Singapura Perketat Penjagaan Gereja

Anton Suhartono
Kepolisian Singapura meningkatkan patroli dan pengamanan di tempat-tempat ibadah pasca-penikaman pastor Katolik (Foto: The Straits Times)

Basnayake akan dihadirkan ke pengadilan pada Senin (11/11/2024) untuk mendengarkan dakwaan.

Menyusul kejadian tersebut, Gereja Katolik di Singapura akan meninjau kembali protokol keamanan di paroki-parokinya. Meski demikian sulit untuk mengontrol secara ketat karena gereja adalah ruang publik.

Namun Uskup Agung Singapura William Goh mengingatkan, tindakan berlebihan dalam pengamanan bisa membuat jemaat enggan pergi ke gereja. Selain itu, reaksi berlebihan sama saja menunjukkan ketidakkeberanian serta menunjukkan kejahatan sebagai pemenang dengan mengendalikan kehidupan para jemaat dan gereja.

Gereja Katolik, lanjut dia, sebenarnya telah mengantisipasi kejadian-kejadian seperti itu. Pada 2016, gereja membentuk Dewan Operasi Tanggap Darurat Keuskupan Agung untuk mengoordinasikan dan meningkatkan keamanan di paroki-paroki.

Meski demikian, lanjut dia, setiap jemaat harus tetap waspada dan memberi tahu petugas jika melihat sesuatu yang mencurigakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Mendagri Tito soal Biaya Sekolah Anak: di Jakarta Rp1,6 Juta, Singapura Rp600.000

4 hari lalu

Cerita Mendagri Tito Sekolahkan 3 Anak di Singapura: Lebih Murah Dibanding Jakarta

15 hari lalu

Hotman Paris Ungkap Respons Febrie usai Dirinya Mundur sebagai Pengacara

16 hari lalu

Ada Luka di Bekas Operasi Saraf Kejepit, Hotman Paris OTW ke Singapura!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal