PBB: Kasus Campak di Seluruh Dunia Meningkat 3 Kali Lipat pada 2019

Nathania Riris Michico
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan angka terbaru kasus campak menggambarkan "kondisi yang mengkhawatirkan". (FOTO: GETTY IMAGES)

Hal ini menciptakan situasi bagi wabah terjadi, misalnya seperti mereka yang hidup di Republik Demokratik Kongo, Kyrgyztan, dan Madagaskar.

Akan tetapi, negara-negara yang lebih sejahtera dengan tingkat vaksinasi yang tinggi juga mengalami peningkatan kasus campak. Hal ini karena sekelompok orang lebih memilih untuk tidak memvaksinasi anak-anak mereka karena terpengaruh persebaran pesan anti-vaksin yang tidak benar di media sosial.

Perlu dicatat bahwa angka jumlah kasus campak tersebut hanya sementara. Menurut WHO, bisa saja angka sebenarnya jauh lebih tinggi.

Campak sendiri sangat merugikan. Bahkan, penyakit itu membunuh sekitar 100 ribu orang, kebanyakan anak-anak, setiap tahunnya.

"Hal ini bisa dimengerti, di tengah situasi seperti sekarang ini, bagaimana orangtua khawatir akan kesehatan anak-anaknya bisa merasa tersesat, tetapi pada akhirnya, tidak ada yang perlu diperdebatkan jika menyangkut manfaat yang besar dari vaksin," sebut pemimpin WHO.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Health
13 hari lalu

Kemenkes Ingatkan Waspada Wabah Campak Jelang Mudik Lebaran

Nasional
20 hari lalu

Ini Respons Dubes Iran soal Rencana Prabowo Jadi Mediator 

Nasional
21 hari lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Pengiriman Pasukan TNI ke Gaza: Tidak Ada Mandat PBB

Nasional
21 hari lalu

Din Syamsuddin: PBB Harus Tindak Tegas AS-Israel gegara Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal