PBB Prihatin Terkait Hilangnya Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi, jurnalis The Washington Post, hilang saat berada di Konsulat Saudi di Turki. (Foto: Ismael Mohamad/UPI)

Pada Senin (8/10/2018), peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2011, Tawakkol Karman, menyerukan pada masyarakat internasional agar menekan para pejabat Saudi terkait hilangnya Khashoggi.

"Jika (Jamal) Khashoggi ditahan, kami menuntut pembebasannya segera," kata perempuan pegiat hak asasi manusia dari Yaman itu.

"Dinas intelijen rezim Arab Saudi bertanggung jawab," kata Karman.

"Kami tak akan bungkam mengenai apa yang terjadi pada Khashoggi."

Polisi Turki yang menyelidiki kasus itu menyatakan, 15 warga negara Arab Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan naik dua pesawat dan memasuki Konsulat Arab Saudi saat Khashoggi berada di dalam.

Jaksa penuntut umum Turki kini sedang menyelidiki peristiwa tersebut, sementara Konsulat Saudi mengatakan menyatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Turki.

Jamal Khashoggi merupakan seorang jurnalis terkenal pro-pembaruan Saudi. Dia menghilang tanpa meninggalkan jejak pada 2 Oktober, setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Megawati Minta PBB Segera Buat Hukum Internasional Atur AI

Internasional
1 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Nasional
3 hari lalu

PBB Terancam Bangkrut, Kemlu: Kita Telah Melaksanakan Kewajiban Kita

Internasional
10 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal