Pada Senin (8/10/2018), peraih Hadiah Nobel Perdamaian 2011, Tawakkol Karman, menyerukan pada masyarakat internasional agar menekan para pejabat Saudi terkait hilangnya Khashoggi.
"Jika (Jamal) Khashoggi ditahan, kami menuntut pembebasannya segera," kata perempuan pegiat hak asasi manusia dari Yaman itu.
"Dinas intelijen rezim Arab Saudi bertanggung jawab," kata Karman.
"Kami tak akan bungkam mengenai apa yang terjadi pada Khashoggi."
Polisi Turki yang menyelidiki kasus itu menyatakan, 15 warga negara Arab Saudi, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan naik dua pesawat dan memasuki Konsulat Arab Saudi saat Khashoggi berada di dalam.
Jaksa penuntut umum Turki kini sedang menyelidiki peristiwa tersebut, sementara Konsulat Saudi mengatakan menyatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Pemerintah Turki.
Jamal Khashoggi merupakan seorang jurnalis terkenal pro-pembaruan Saudi. Dia menghilang tanpa meninggalkan jejak pada 2 Oktober, setelah memasuki Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki.