PBB Prihatin Terkait Hilangnya Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi, jurnalis The Washington Post, hilang saat berada di Konsulat Saudi di Turki. (Foto: Ismael Mohamad/UPI)

Setelah itu, dia menjadi redaktur pelaksana di harian Arab Saudi, Al Watan, sebelum mundur dari jabatannya pada 2010.

Dia juga menjadi penasehat media bagi Pangeran Turki Al Faisal saat menjabat sebagai duta besar Saudi untuk Inggris dan AS.

Selama beberapa tahun belakangan, Khashoggi membuat kesal pemerintah dengan mendukung aksi perlawanan Arab Spring 2011, yang ditentang oleh pemimpin Saudi, dan mengeritik konflik pimpinan Saudi saat ini di Yaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
18 jam lalu

Ditutup 2 Minggu gegara Serangan Houthi, Bandara Riyadh Arab Saudi Beroperasi Lagi

1 hari lalu

AS Waspada! Personel Militer dan Warganya di Timur Tengah dalam Target Iran

2 hari lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mendidih, Brent Sentuh Level Tertinggi dalam 6 Bulan

4 hari lalu

Houthi Serang Bandara King Fahd Arab Saudi, 1 Orang Tewas 8 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal