PBB Prihatin Terkait Hilangnya Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi, jurnalis The Washington Post, hilang saat berada di Konsulat Saudi di Turki. (Foto: Ismael Mohamad/UPI)

Setelah itu, dia menjadi redaktur pelaksana di harian Arab Saudi, Al Watan, sebelum mundur dari jabatannya pada 2010.

Dia juga menjadi penasehat media bagi Pangeran Turki Al Faisal saat menjabat sebagai duta besar Saudi untuk Inggris dan AS.

Selama beberapa tahun belakangan, Khashoggi membuat kesal pemerintah dengan mendukung aksi perlawanan Arab Spring 2011, yang ditentang oleh pemimpin Saudi, dan mengeritik konflik pimpinan Saudi saat ini di Yaman.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kapal Tanker Raksasa Saudi Dihantam Rudal di Selat Hormuz, 2 ABK Filipina Tewas

2 hari lalu

Muhadjir Effendy Ungkap Surat Pengalihan Kuota Haji Tambahan Dibuat atas Permintaan Asosiasi Travel

4 hari lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

9 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal