PBB Prihatin Terkait Hilangnya Jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Turki

Nathania Riris Michico
Jamal Khashoggi, jurnalis The Washington Post, hilang saat berada di Konsulat Saudi di Turki. (Foto: Ismael Mohamad/UPI)

Menurut Turan Kislakci, Kepala Perhimpunan Media Turki-Arab, Konsulat Saudi sejauh ini gagal menyedikan penjelasan yang meyakinkan mengenai keberadaan Khashoggi.

Pria kelahiran 14 Oktober 1958 itu adalah kolumnis The Washington Post, jurnalis dan penulis terkenal.

Pada 1982, Khashoggi meraih gelar sarjana muda di bidang Administrai Bisnis dari Indiana State University di Amerika Serikat.

Sepanjang awal 1980-an, Khashoggi bekerja sebagai koresponden luar negeri di beberapa negara, termasuk Afghanistan, Aljazair, dan Sudan.

Selain bekerja untuk beberapa surat kabar terkenal, termasuk harian Asharq Al Awsat yang berpusat di London, Khashoggi menjadi wakil redaktur pelaksana untuk Arab News, harian berbahasa Inggris yang berpusat di Saudi, dari penghujung 1990-an sampai 2003.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kapal Tanker Raksasa Saudi Dihantam Rudal di Selat Hormuz, 2 ABK Filipina Tewas

2 hari lalu

Muhadjir Effendy Ungkap Surat Pengalihan Kuota Haji Tambahan Dibuat atas Permintaan Asosiasi Travel

4 hari lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

9 hari lalu

Trump Kirim Proposal Perjanjian Nuklir AS-Saudi ke Kongres, Syaratnya Harus Berdamai dengan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal