Pelaku Serangan New Orleans Posting Pesan Ingin Bunuh Orang Sebelum Tabrak Pejalan Kaki

Anton Suhartono
Pengemudi mobil yang menyeruduk kerumunan pejalan kaki di New Orleans, AS, mengunggah pesan di media sosial ingin membunuh orang beberapa jam sebelum beraksi (Foto: AP)

NEW ORLEANS, iNews.id - Pengemudi mobil yang menyeruduk kerumunan pejalan kaki di Bourbon Street, New Orleans, Amerika Serikat (AS), mengunggah pesan di media sosial beberapa jam sebelum beraksi pada Rabu (1/1/2025) dini hari waktu setempat.

Presiden AS Joe Biden mengatakan, para agen Biro Penyelidikan Federal (FBI) menemukan video yang diunggah Jabbar ke media sosial beberapa jam sebelum beraksi. Dalam video itu Jabbar mengungkapkan keinginan untuk membunuh orang.

Veteran Angkatan Darat AS itu menabrak puluhan orang menggunakan mobil pikap Ford F-150-nya yang melaju dengan kecepatan tinggi. Begitu mobilnya berhenti karena menabrak kendaraan lain, dia keluar sambil melepaskan tembakan. Jabbar ditembak mati polisi di tempat kejadian. 

Sebanyak 15 orang tewas dalam kejadian itu dan 35 lainnya menderita luka. Bourbon Street saat itu dipenuhi orang setelah merayakan malam Tahun Baru 2025.

Hasil pemeriksaan di mobil berkelir putih itu, polisi menemukan bendera ISIS serta beberapa bom rakitan.

Penyidik juga ​​menemukan senjata bersama beberapa peralatan di tempat lain.

Saksi mata asal Mississippi, Zion Parsons (18), melihat pikap tersebut melaju kencang, menabrak semua orang di depannya hingga melempar mereka ke udara seperti adegan dalam film.

"Mayat-mayat, korban bergelimpangan di jalan, semua orang berteriak," kata pria yang kehilangan seorang temannya, Nikyra Dedeaux.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Ketika Raja Charles Sindir Trump: Tanpa Inggris, Orang Amerika akan Berbahasa Prancis

Internasional
10 jam lalu

Trump Tak Tertarik Lanjutkan Perang Lawan Iran, Pilih Blokade Pelabuhan

Internasional
11 jam lalu

Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Internasional
13 jam lalu

Perang Lawan Iran Sebulan, AS Butuh Waktu Bertahun-tahun Isi Ulang Persenjataan 

Internasional
18 jam lalu

Posting Kode '8647', Mantan Bos FBI James Comey Didakwa Ancam Bunuh Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal