Pembangkit Tenaga Nuklir Ukraina Dibombardir, Sekjen PBB: Serangan Bunuh Diri

Anton Suhartono
PLTN Zaporizhzhia di Ukraina dibombardir serangan artileri, Rusia dan Ukraina saling menuduh sebagai pelaku (Foto: Reuters)

TOKYO, iNews.id - Sekjen PBB Antonio Guterres mengingatkan setiap serangan terhadap fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Ukraina seperti bunuh diri. Siapa pun, terutama yang tinggal dalam radius tertentu dari PLTN, akan terdampak radiasi hasil dari serangan tersebut.

Komentarnya itu disampaikan, Senin (8/8/2022), 3 hari setelah PLTN Zaporizhzhia di Ukraina dibombardir. Rusia dan Ukraina saling menyalahkan atas serangan terhadap fasilitas PLTN terbesar di Eropa tersebut.

Guterres juga mendesak agar tim inspeksi internasional diizinkan memeriksa PLTN Zaporizhzhia guna menilai kerusakan.

"Setiap serangan terhadap pembangkit tenaga nuklir adalah bunuh diri," kata Guterres, saat konferensi pers di Jepang.

Dia berada di Jepang untuk menghadiri peringatan 77 tahun serangan bom atom Hiroshima yang digelar pada Sabtu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Momen Horor, Pilot Bunuh Diri Loncat dari Pesawat saat Terbang

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal